Rabu, 16 Oktober 2019 

Mencari Hikmah Di Balik Peristiwa Isra Mi’raj

29/07/2009 – 08:19

Peringatan Isra Mi’raj Perwakilan Provinsi Sulawesi Tengah

PALU, HUKUM HUMAS —

Perwakilan Provinsi Sulawesi Tengah BPK RI, Selasa (28/7) kemarin, menyelenggarakan acara peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW yang jatuh pada 27 Rajab 1430 H atau Senin (20/7) lalu, di Aula Perwakilan. Peringatan tersebut mengambil tema “Melalui Hikmah Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW Kita Tingkatkan Integritas, Independensi dan Profesionalisme Dalam Mengemban Tugas Pokok BPK RI.”

Kepala Sekolah SMP Negeri 3 Palu, Drs. H. M. Yusuf Jambolino diundang untuk memberikan siraman rohani kepada pemeriksa yang bertugas di lingkungan Perwakilan Provinsi Sulawesi Tengah. Dengan gaya santai diselingi gurauan segar, Yusuf menguraikan hikmah di balik peristiwa Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW yang terjadi lebih dari 1000 tahun lalu.

“Banyak hikmah yang bisa kita ambil dari peristiwa Isra Mi’raj. Melalui Isra Mi’raj kita diperlihatkan betapa Maha Kuasanya Tuhan yang mampu memperjalankan hambanya dari satu tempat ke tempat lain yang jaraknya ribuan bahkan jutaan kilometer hanya dalam waktu semalam dengan mengendarai Buroq yang kecepatannya berpuluh kali lipat kecepatan kilat,” jelas Yusuf.

Akan tetapi hikmah terbesar dari peristiwa Isra Mi’raj tersebut adalah perintah menjalankan sholat lima waktu sehari semalam. Sholat merupakan tiang agama dan dari sholat itulah kita dapat melihat kualitas pribadi seseorang. Seseorang yang rajin dan khusyuk dalam sholat akan tercermin dari perbuatan sehari-hari, imbuh Yusuf.

Akhlak terpuji seperti itulah yang seharusnya ada dan diteladani oleh setiap pemeriksa BPK karena sifat tersebut sesuai dengan visi dan misi BPK yang mengedepankan integritas, independensi dan profesionalisme. Hikmah lain dalam Isra Mi’raj yang bisa diteladani oleh pemeriksa yaitu tangung jawab. Unsur ini penting untuk dimiliki setiap pemeriksa karena tugas utama BPK adalah memeriksa pertanggungjawaban pengelolaan keuangan negara.

Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW merupakan kegiatan keagamaan yang rutin diselenggarakan oleh Perwakilan Provinsi Sulawesi Tengah. Kepala Perwakilan Provinsi Sulawesi Tengah, Dadang Gunawan, dalam sambutan pembukaan mengatakan, kegiatan keagamaan semacam ini merupakan hal yang positif dan harus didukung.

“Siraman rohani semacam ini sangat penting. Selama ini kita mungkin terlena dengan kesibukan bekerja dan lupa bahwa jiwa kita juga butuh penyegaran karena dalam hidup ini harus ada keseimbangan. Saya mendukung kegiatan semacam ini dan semoga di waktu mendatang bisa diselenggarakan kembali,” kata Dadang.

Sesuai dengan tema kegiatan, Dadang berharap, setiap pemeriksa dapat mengambil hikmah dari peristiwa agung ini dan dapat mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari sehingga independensi, integritas dan profesionalisme seorang pemeriksa dapat terus ditingkatkan.

Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 27 Rajab 1430 H tersebut diikuti oleh keluarga besar Perwakilan Provinsi Sulawesi Tengah BPK RI mulai dari pegawai, tenaga kontrak hingga keluarganya. Solidaritas tinggi ditunjukkan oleh pegawai non muslim. Walaupun tidak ikut merayakan tetapi mereka dengan sukarela membantu persiapan dan kelancaran kegiatan tersebut. (rsk)